Himpunan Mahasiswa D3 Analisis Kimia UII pada tanggal 9-10 Maret telah melaksanakan kegiatan yang bertujuan untuk mengakrabkan serta membangun jiwa kekeluargaan dan kepemimpinan mahasiswa/inya dengan kegiatan yang benama TOTALITY 1 (Training Organiziation Analytical Chemistry) dengan mengangkat tema “Kepemimpinan Islam”. Kegiatan TOTALITY 1 ini bersifat wajib untuk semua mahasiswa/i analisis kimia angkatan 2018, karena akan mendapatkan poin SKP (Satuan Kredit Partisipasi). yang merupakan salah satu syarat kelulusan untuk mahasiswa/i angkatan 2018. TOTALITY 1 ini dilaksanakan di Omah Noto Plankton, Desa Merdikorejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta.
TOTALITY 1 dimulai pada saat kedatangan peserta pada pukul 14.30 WIB. Jumlah peserta yang ikut berjumlah 98 mahasiswa. Tri Esti Purbaningtyas, M.Si selaku Kaprodi D3 Analisis Kimia menyampaikan bahwasannya berorganisasi adalah hal penting dan sangat menunjang dalam dunia pekerjaan nanti. Beliau juga menyampaikan bahwa acara TOTALITY 1 ini sangat membantu mahasiswa/i untuk mendapatkan nilai SKP yang merupakan salah satu persyaratan kelulusan bagi mahasiswa/i analisis kimia angkatan 2018. Kemudian acara dilanjutkan dengan Studium Generale Kepemimpinan Islam yang diisi oleh Bapak Asyharul Muala,S.H.I.,M.H.I pada pukul 16.00 sampai dengan 17.10 dan kemudian acara diisi oleh HMAK. Disini peserta diperkenalkan dengan HMAK baik itu bagian-bagian departemennya dan proker yang ada di HMAK itu sendiri.
Di dalam TOTALITY 1 ini, mahasiswa/I diberikan suatu wadah untuk menyampaikan pendapatnya terhadap suatu kasus tertentu dalam forum group discussion (FGD). Forum ini bertemakan tentang organisasi. Acara dilanjutkan dengan pensi pada pukul 20.30 WIB, dalam pensi ini dibagi menjadi 6 kelompok dengan konsep pensi yaitun tari, drama musikalisasi dan akustik. Kemudian dipagi harinya, seluruh peserta dan beberapa panitia yang ikut outbond berkumpul dilapangan SD yang dekat dengan homestay dan kemudian acara dilanjutkan outbond yaitu tracking sungai yang dipandu oleh pihak Omah Noto Plankton pada pukul 07.31 sampai pukul 11.30. Kemudian acara dilanjutkan dengan penutupan pada pukul 12.35 s/d 13.10. Penutupan diisi oleh sambutan dari Ketua HMAK. Ia menyatakan harapan agar jalinan silaturahmi serta kekeluargaan mahasiswa/i analisis kimia lebih erat.



















Empat mahasiswa Analisis Kimia UII melakukan kegiatan Magang di Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Mabes Polri Jakarta. Keempat mahasiswa tersebut adalah Monita Larasati, Dhea Monica, Susi Wahyu Widyowati, Aulia Setia Ningrum. Mahasiswa melakukan magang di 3 laboratorium, 1) Laboratorium Narkoba Forensik, 2) Laboratorium Toksikologi, dan 3) Laboratorium Kimia. Dalam kegiatan supervisi yang dilakukan oleh Yuli Rohyami, M.Sc. dan Puji Kurniawati, M.Sc. pada Jum’at, 15 Maret 2019, Program Studi DIII Analisis Kimia dapat melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan magang sekaligus sebagai upaya inisiasi program magang 6 bulan yang akan dimulai pada November 2019 mendatang. Kegiatan supervisi disambut Kepala Pusat Narkobafor Puslabfor, Kombespol Sodiq Pratomo, M.Si. beserta jajarannya. Kombespol Sodiq Pratomo, M.Si. menyampaikan bahwa dalam kegiatan magang mahasiswa telah mendapatkan orientasi pengenalan instrumentasi pengujian kimia, standar keselamatan kerja, etika dan komunikasi profesi, dan rekaman/berita acara hasil pengujian. Selain melakukan pengujian kimia terhadap barang bukti berupa narkoba, organ tubuh manusia, dan barang bukti lainya, mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan validasi metode untuk penambahan ruang lingkup akreditasi ISO/IEC 17025.

Sejak tahun 2017 hingga 2018, kata Esti, UII berturut-turut mendapatkan anugerah emas SNI Award dari Badan Standardisasi Nasional (BSN). Penghargaan ini merupakan wujud implementasi SNI di dalam mata kuliah di UII.

Rombongan dari BPPTKG juga kami bersamai menuju laboratorium kimia terapan untuk melihat wujud dan unjuk kerja spektrofotometer UV-Visibel Aquamate 8000 Thermo agar mendapatkan informasi yang lebih jelas. Bapak Purbaka Zulianta selaku perwakilan dari PT. Genecraft Labs turut hadir untuk mengenalkan lebih jauh spesifikasi, keunggulan, dan proses analisis yang didemokan secara langsung menggunakan sampel uji zat warna methyl orange (MO). Raut antusias terlihat saat sesi demo diselingi oleh diskusi sehingga membuat suasana lebih cair dan hangat. Di akhir kunjungannya, perwakilan BPPTKG mengucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan oleh Prodi D III Analisis Kimia untuk berbagi informasi tentang performa instrumentasi spektrofotometer UV-Visibel Aquamate 8000 Thermo.


