Yogyakarta, 07 Oktober 2018 – Analystica Fiesta #2 di Halaman depan Laboratorium CEOS FMIPA UII sukses membangkitkan semangat dan keceriaan diminggu pagi keluarga besar DIII Analisis Kimia UII. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa lintas angkatan (mulai dari 2015, 2016, 2017, 2018), Dosen, Tenaga Kependidikan dan Alumni DIII Analisis Kimia UII tersebut mendapat apresiasi yang sangat positif dari para peserta. Acara Analystica Fiesta sendiri merupakan gathering rutin yang diadakan setiap tahun dan bertujuan untuk mempererat ikatan kekeluargaan antar mahasiswa, dosen, staf dan alumni D3 Analisis Kimia. Kegiatan dimulai dengan senam pagi yang dipandu oleh seorang instruktur professional yang membuat antusias peserta gathering menjadi semakin terasa. Suasana semakin mencair ketika semua peserta berbaur mengikuti gerakan senam pagi.
Setelah sekitar 45 menit berlalu kegiatan dilanjutkan dengan sarapan bersama. Prodi DIII Analisis Kimia menyediakan 300 paket bubur ayam bandung dan teh hangat sebagai menu sarapan. Hal tersebut disambut sangat baik oleh para peserta yang tidak canggung untuk menambah porsi sarapan yang diberikan. Setelah hormon dopamine dipacu akibat olahraga dan sarapan, angkatan 2016 hingga angkatan 2018 semakin semangat tatkala Analystica Fiesta menghadirkan bintang tamu yaitu alumni Analisis Kimia UII. Pada kesempatan kali ini alumni yang datang untuk mengisi acara adalah Toni Apriyanto, A.Md.Si yang merupakan alumni lulusan tahun 2017. Toni sendiri saat ini telah bekerja di PT. Smelting Gresik yang merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Freeport. Toni Aprianto adalah salah seorang alumni DIII Analisis Kimia yang dapat memperoleh pekerjaan pertama dengan masa tunggu kurang dari 1 bulan dan gaji yang tinggi. Toni sangat senang dapat diundang dalam acara gathering keluarga analisis kimia UII yang mana disana dia dapat membagikan pengalamannya akan pentingnya berorganisasi hingga pengalaman kerja yang dia dapat setelah lulus

“Kalian masih muda, jangan banyak-banyak tidur atau kuliah langsung pulang. Carilah pengalaman sebanyak mungkin karena itu akan berpengaruh ketika kalian memasuki dunia kerja yang memiliki orang-orang dengan sifat berbeda. Bagi angkatan 2018, jangan menyesal masuk ke Analisis Kimia. Seperti Pak Thorik pernah bilang kalau kita tersesat di jalan yang benar, “ tutur putra asli cilacap tersebut.
Sama dengan tahun sebelumnya pada Analystica Fiesta #2 kali ini Program Studi DIII Analisis Kimia UII juga memberikan beasiswa untuk mahasiswa-mahasiswa tiap angkatan peraih Indeks Prestasi Tertinggi pada semester genap tahun akademik 2017/2018, adapun peraih beasiswa tersebut antara lain Silvia Ema Pramadani (2016) dengan IP Semester 4.0, Nofa Amelia (2017) dengan IP Semester 4.0, dan Rini Rahayu (IPK tertinggi lintas angkatan) dengan IP Semester dan IPK 4.0. Penyerahan Beasiswa dilakukan oleh Ketua Program Studi D3 Analisis Kimia Ibu Tri Esti Purbaningtias, S.Si., M.Si dengan sambutan senyum sumringah dari penerima beasiswa. Selain itu terdapat pemaparan singkat dari beliau mengenai Dosen Pembimbing Akademik serta launching pembinaan keagamaan.
Semakin tinggi matahari ternyata keseruan Analystica Fiesta#2 semakin terasa. Melalui adanya fun games yang dikemas dengan melibatkan seluruh keluarga DIII Analisis Kimia mulai dari mahasiswa, alumni, dosen dan tenaga kependidikan serta dipandu oleh MC yang gokil membuat suasana yang terjalin begitu hangat dan cair. Acara pun diakhiri dengan sesi foto bersama dan jargon kebanggaan DIII Analisis Kimia UII.
“ANALISIS KIMIA, JAYA! HMAK MUDA BERBAHAYA!”



Redaksianalis-Rahma Rosalina






Pemateri pada workshop K3 ini adalah Bapak Azham Umar Abidin, SKM, MPH, yang merupakan dosen Prodi Teknik Lingkungan UII. Selain itu, beliau merupakan Asesor Kompetensi Bidang K3 pada BNSP dan LSP UII. Bapak Azham menjelaskan mengenai pengertian K3, identifikasi bahaya, pengendalian dan penanganan kecelakaan di laboratorum. Pada paparannya beliau menjelaskan bahwa K3 itu tidak hanya dibutuhkan di laboratorium tapi pada setiap aspek kegiatan manusia, contoh paling sederhana yang sering lalai dilakukan mahasiswa adalah penggunaan alat keselamatan berkendara. Sebelum melakukan kegiatan di laboratorium mahasiswa diharapkan telah terlebih dahulu mengidentifikasi potensi bahaya yang dapat terjadi, misalnya peralatan apa saja yang berbahaya.

Sesi workshop pagi hingga menjelang siang cukup menarik karena para dosen di jurusan kimia sangat antusias sehingga pemaparan materi sering diselingi dengan diskusi secara langsung. Prof. Riyanto, M.Si., Ph.D yang juga adalah Dekan FMIPA UII menyampaikan bahwa ada kurang lebih 20 paten di jurusan kimia baik yang sudah granted maupun masih dalam proses permohonan. Namun beliau seringkali menjumpai bahwa permohonan paten perlu waktu yang cukup lama hingga granted, dan hal tersebut diamini oleh Dr. Budi Agus Riswandi bahwasanya ada persyaratan yang harus dikonfirmasi oleh pemeriksa seperti memiliki kebaruan (novelty), lamgkah inventif (inventive step), pengembangan dari proses atau produk yang telah ada, dan dapat diterapkan di industri.

Sabtu (25/8/18) mahasiswa Prodi D3 Analisis Kimia UII menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTI) untuk siswa siswi SMA/SMK/MA sederajat. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahun kedua yang dilaksanakan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Analis Kimia (HMAK). Lomba yang dilaksanakan di Ruang Auditorium FMIPA tersebut merupakan babak final setelah melewati serangkaian seleksi makalah dan mengambil nama Mission dengan tema “Peningkatan Potensi Sumber Daya Manusia Berdaya Saing Global melalui Penerapan IPTEK”. Babak final LKTIN diikuti oleh beberapa sekolah seperti MAN 1 Pekanbaru, MAN 2 Tasikmalaya, SMAN 2 Semarang, SMAN 1 Sikur Nusa Tenggara Barat dan SMK SMTI Yogyakarta. Menurut Salwa Syiana Aulia yang juga mahasiswa Prodi D3 Analisis Kimia UII angkatan 2016 selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan Mission adalah untuk menggali potensi siswa SMA sederajat di seluruh Indonesia.



