Selasa, 10 Desember 2019, Prodi DIII Analisis Kimia melakukan kuliah praktisi untuk matakuliah AMDAL. Kuliah ini diisi oleh ibu Dwi Hermayantiningsih, M.Sc, yang merupakan seorang Environmental Impact Assesment Consultant di PT. Artama Interkonsultindo, Bandung. Beliau sudah berpengalaman dalam menyusun dokumen UKL-UPL dan AMDAL untuk proyek-proyek multinasional. Tujuan kuliah praktisi adalah memberikan pengetahuan pada mahasiswa tentang penyusunan dokumen AMDAL yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Dokumen AMDAL ada 4 jenis, yaitu KA-ANDAL, ANDAL, RKL dan RPL. Sidang KA-ANDAL bisa dilakukan di wilayah kabupaten, propinsi atau nasional tergantung pada tempat dilaksanakannya kegiatan. Penyusun AMDAL harus mampu menggali informasi dari pemarkasa tentang rencana pembangunan. Penyusun dan pemrakarsa harus memastikan bahwa kegiatan atau pembangunan yang direncanakan tidak menyalahi perijinan tentang Tata Ruang dan Tata Wilayah. Penyusun harus mempelajari site plan yang diajukan oleh pemrakarsa untuk menyusun KA-ANDAL (Kerangka Acuan – Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Saat rekomendasi persetujuan KA-ANDAL diperoleh, konsultan dan pemrakarsa akan mengajukan dokumen ANDAL. Sidang ANDAL akan dilaksanakan sebanyak dua kali yang melibatkan pihak internal DLH, ahli dan masyarakat yang terkena dampak. Saat rekomendasi pembangunan dikeluarkan oleh DLH maka pemrakarsa akan memperoleh IMB.
Seorang analis kimia juga bisa berkecimpung dalam pembuatan dokumen AMDAL karena dalam dokumen tersebut ada bagian yang menyangkut dampak geofisik-kimia dan kesehatan masyarakat. Pembuatan dokumen AMDAL bisa menggunakan data primer seperti kualitas udara ambien, kualitas air, kualitas tanah dan traffic counting. Data sekunder juga dibutuhkan dalam penyusunan dokumen. Contoh data sekunder misalnya curah hujan, arah dan kecepatan angin sepuluh tahun terakhir dari BMKG. Dokumen AMDAL bisa diajukan untuk pembangunan baru ataupun pembangunan yang sifatnya meningkatkan kapasitas.
Seorang konsultan juga harus memiliki pengetahuan dalam melakukan pengelolaan dan pengolahan limbah yang dihasilkan pada tahap konstruksi dan operasi. Konsultan harus bisa memberikan pemilihan teknologi yang harus digunakan pemrakarsa untuk mengelola dampak besar dan penting yang dihasilkan oleh suatu kegiatan. Dokumen AMDAL merupakan upaya pemerintah dalam menata pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
















Keterangan: (Kiri ke kanan) Mutia Suciningsih, Ayu Annisa, Devina Puri dan Eka Nurdina










Summer school dilaksanakan dengan dua metode, yaitu metode offline atau tatap muka, dan metode online via google classroom. Kegiatan tatap muka diselenggarakan selama empat hari yang terbagi menjadi tiga bentuk pembelajaran yaitu dua hari pemaparan materi dan diskusi di kelas, satu hari pelatihan di laboratorium, dan satu hari untuk uji kompetensi. Pembelajaran via google classroom digunakan untuk mengatasi keterbatasan waktu dan jarak dalam mematangkan konsep dan penugasan mengenai uji kompetensi.

Universitas Islam Indonesia (UII) di tahun 2019 menjadi perguruan tinggi swasta terbaik di Yogyakarta dan nomor dua secara Nasional menurut Kemenristekdikti dalam klasterisasi perguruan tinggi non-vokasi. Pencapaian ini tentu saja membanggakan sekaligus memotivasi civitas akademika untuk senantiasa meningkatkan pelayanan, daya saing lulusan, serta kompetensi dosen, tenaga kependidikan, maupun peserta didik atau mahasiswa. Seperti diketahui, UII menawarkan berbagai jenjang program pendidikan yang mana salah satunya adalah program studi D III Analisis Kimia. Sebagai program vokasi, pengelola program studi terus berupaya meningkatkan kompetensi lulusan salah satunya dengan membangun jejaring industri melalui program magang mahasiswa dan dosen, pelatihan-pelatihan, serta keterlibatan dalam proses pembelajaran dan penelitian.
Chandra Asri Petrochemical, Tbk merupakan perusahaan multinasional yang merepresentasikan Indonesia dalam bidang industri petrokimia dimana laboratorium sebagai salah satu supporting system untuk monitoring dan kontrol setiap tahapan melalui proses analisis. Hal ini selaras dengan misi Program Studi D III Analisis Kimia yaitu meningkatkan mutu pendidikan bidang analisis kimia untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing secara global. Narasumber PT. Chandra Asri Petrochemical, Tbk adalah Ibu Ani Octavia Lestari selaku Monomer Laboratory Section Manager dari Central Laboratory Department (CLD). Beliau menyampaikan bahwasanya secara umum konten pembelajaran sudah baik dan mahasiswa perlu dimaksimalkan pemahaman konsep-konsep dasar metode pengujian konvensional maupun instrumentatif. Aktivitas praktikum juga sangat mendukung pemahaman konsep melalui peningkatan kemampuan literasi sehingga bisa menarik link and match teori dengan praktik. Dari sisi penelitian, Ibu Ani Octavia menyampaikan tema riset pengembangan metode-metode uji sesuai untuk dikembangkan berbasis studi kasus karena hal tersebut juga diterapkan di industri. Untuk riset pengembangan produk dirasakan kurang bisa menyamai percepatan di industri atau penerapannya masih sangat minim.
Riset di PT. Astra Agro Lestari, Tbk berdasarkan evaluasi dan analisa proses bisnis, pengkajian dan studi teknologi baru, serta riset lapangan dan laboratorium. Riset yang menghasilkan luaran berupa produk harus dapat ditingkatkan kapasitasnya (scale up) sesuai dengan aplikasi selanjutnya seperti ketersediaan bahan baku dan keberlanjutan prosesnya. Selain itu hasil riset juga harus dapat dirasakan manfaatnya oleh kedua belah pihak yang diawali dengan komunikasi intensif antara akademisi dan industri. Sejalan dengan pendapat Ibu Ani Octavia, tema riset yang dikembangkan menurut Bapak Satyoso Harjotedjo bisa berupa pengembangan metode analisis kimia seperti membuat metode lebih sederhana, kecepatan proses analisis yang mampu memberikan keuntungan atau profit lebih tinggi. Prodi memiliki peluang kerjasama riset dengan PT. Astra Agro Lestari, Tbk dengan tema peningkatan kualitas dan kuantitas CPO, efisiensi pupuk, pengembangan mikroba, penanggulangan hama/penyakit pada tanaman kelapa sawit.


Minggu 16 Juni 2019 bertempat di kompleks Hotel Mambruk Anyer Cilegon telah dilaksanakan kegiatan pelantikan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Prodi D3 Analisis Kimia. Rizky Maulana yang merupakan panitia acara tersebut menjelaskan bahwa pemilihan tempat didasari banyaknya alumni dari D3 Analisis Kimia FMIPA UII yang saat ini bekerja disekitar kawasan Cilegon seperti PT Krakatau Steel, PT Candra Asri dan perusahaan-perusahaan lainnya. Selain itu juga, dengan lokasi di sekitar kawasan wisata Pantai Anyer akan menjadi daya tarik tersendiri bagi alumni untuk hadir di acara tersebut. Pengurus IKA D3 Analisis Kimia dilantik oleh Totok Purwanto, SH selaku sekretaris yang mewakili Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) IKA UII Yogyakarta. Hadir pada acara pelantikan adalah Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaa dan Alumni (Wadek KKA) FMIPA UII, Direktur Direktorat Pengembangan Karir dan Alumni (DPKA), Ketua Program Studi (Ka.Prodi) D3 Analisis Kimia.
Thorikul Huda selaku Wadek KKA yang juga mewakili Dekan FMIPA UII dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus IKA yang dilantik untuk periode 2019 – 2023. Banyak hal yang dapat dilakukan alumni D3 Analisis Kimia termasuk membangun jejaraing antar alumni. Tercatat lebih dari 80% lulusan D3 Analisis Kimia yang bekerja di bagian Quality Control ataupun Quality Assurance (QA/QC) diberbagai perusahaan. Tidak sedikit alumni D3 Analisis Kimia yang bekerja di kawasan perindustrian seperti Jakarta dan Banten baik perusahaan BUMN maupun Swasta. “Alumni dapat memberikan masukan kepada Prodi untuk perbaikan system Pembelajaran”, ungkap Thorik saat memberikan sambutan.


Minggu, 28 April 2019, Himpunan mahasiswa D3 Analisis Kimia Universitas Islam Indonesia (HMAK UII) melaksanakan kegiatan Green Analyst 2019 (GA2019). Green Analyst 2019 kali ini mengangkat tema “Menjadikan Analis yang Berwawasan Ilmiah dan Edukatif Melalui Aksi Positif Demi Meningkatnya Mutu Sumber Daya.”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa/i D3 Analisis kimia UII mengenai pengaplikasian ilmu kimia dalam proses industry, meningkatkan kesadaran terkait peningkatan kualitas lingkungan dan mempererat tali silaturahmi mahasiswa/i D3 analisis kimia angkatan 2016,2017 dan 2018. Green Analyst 2019 ini dilaksanakan di 2 tempat yaitu Pabrik Minyak Kayu Putih Sendang Mole Dan Pantai Drini, Desa Banjarejo, Kecamatan Tanungsari, Kabupaten Gunung, Kidul Yogyakarta.
Pimpinan pabrik sendang mole bapak Haryadi membuka acara dengan penyampaian profil pabrik terlebih dahulu dan kemudian di lanjutkan dengan tour pabrik yang di dampingi oleh beberapa pekerja pabrik. Tour melewati beberapa bagian atau tahapan produksi. Penutupan dilaksanakan dengan penyerahan pelakat kepada pimpinan pabrik. Perjalanan dilanjutkan ke Pantai Drini, ditengah perjalanan panitia dan peserta melaksanakan sholat dzuhur, istirahat dan makan siang di masjid Ki Ageng. Sesampainya di Pantai Drini panitia dan peserta breafing di bale-bale untuk teknis penanaman bibit pohon dan pemasangan papan slogan kebersihan, selanjutnya penanaman bibit pohon dilaksanakan bersamaan dengan pemasangan slogan. Peserta istirahat dan sholat ashar sebelum pelaksanaan fun games bersama panitia di bibir pantai. Fun games terdiri dari 3 jenis permainan yaitu games perang naga, games estafet pasir, games estafet sarung. Penyerahan pelakat kepada penjaga pantai Drini adalah sebagai penutup acara tersebut. Perjalanan pulang menuju UII untuk penutupan Green Analyst 2019, di tengah perjalanan berhenti untuk sholat magrib. Pelepasan atribut panitia dan peserta oleh DPM adalah sebagai tanda Green Analyst 2019 telah selesai di laksanakan.