Beberapa bulan lalu dosen dan staf tenaga kependidikan (tendik) program studi D3 Analisis Kimia FMIPA UII mengunjungi sekolah menengah kejuruan yang ada di sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah, yang menyasar kepada siswa kelas 12. Kunjungan pertama dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2023 ke 3 sekolah berbeda, yaitu SMK SMTI Yogyakarta, SMF Yogyakarta, dan SMKN 2 Depok Sleman. Dosen dan tendik yang berkunjung dibagi menjadi 3 grup karena kunjungan dilakukan dalam waktu yang bersamaan.
Siswa SMK SMTI Yogyakarta yang hadir dalam kunjungan kali ini yaitu sebanyak 74 orang, dan didampingi oleh orang guru. Pemaparan materi mengenai prodi disampaikan oleh Pak Bayu Wiyantoko, M.Sc., Pak Ganjar Fadillah, Ph.D. dan Mas Yorfan Ruwindya, A.Md. Materi yang disampaikan seputar kurikulum, prestasi, prospek kerja alumni, dan keunggulan berkuliah di prodi D3 Analisis Kimia FMIPA UII. Disampaikan selama kurang lebih 40 menit dengan 20 menit diskusi, terdapat beberapa siswa yang mendapatkan merchandise karena ikut berpartisipasi untuk bertanya dalam sesi diskusi.
Agenda yang sama juga dilakukan di SMK Indonesia Yogyakarta atau yang dulu dikenal dengan SMF Yogyakarta diwakili oleh Ibu Kuntari, S.Si., M.Sc., Mba Aprisilia Rizky Wijaya, S.I.P dan Bu Reni Banowati, S.Si., M.Sc. dan dilakukan juga di SMKN 2 Depok Sleman yang diwakili oleh Bapak Thorikul Huda, S.Si., M.Sc., Bu Yulirohyami, S.S.i., M.Sc., Bu Puji Kurniawati, S.Pd.Si., M.Sc. dan Mba Amalia Rachel, S.T. Siswa yang mengikuti kegiatan kunjungan yaitu sebanyak 104 siswa untuk masing-masing sekolah. Siswa yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias untuk bertanya mengenai informasi lengkap program studi D3 Analisis Kimia, beberapa dari mereka mengaku tertarik untuk mendaftar sebagai mahasiswa baru.
Kunjungan yang belum lama dilakukan yaitu mengunjungi SMK N 1 Panjatan dan SMK N 3 Madiun pada tanggal 9 Januari 2024. Dengan 2 tim yang berbeda, SMK N 1 Panjatan dibersamai oleh Bapak Thoriukul Huda, S.Si., M.Sc., Ibu Reni Banowati, S.Si., M.Sc., dan Ibu Puji Kurniawati sedangankan SMK N 3 Madiun dibersamai oleh Ibu Kuntari, S.Si., M.Sc., Ibu Tri Esti Purbaningtias, S.Si., M.Si., Bapak Ganjar Fadillah, Ph.D., dan Mas Yorfan Ruwindya, A.Md.
Dalam kunjungan ke sekolah-sekolah tersebut tidak hanya memperkenalkan program studi D3 Analisis Kimia namun juga mengajak para siswa agar menjadi bagian dari mahasiswa baru 2024 program studi D3 Analisis Kimia. Dilansir dari data yang dihimpun oleh universitas ataupun prodi informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru di UII ini masih minim sehingga harus dimasifkan lagi dengan cara terjun langsung ke siswa-siswa sekolah.
Program studi D3 Analisis Kimia juga mengapresiasi sekolah yang terdapat alumninya berkuliah menjadi mahasiswa D3 Analisis Kimia, sekolah tersebut yaitu SMKN 2 Depok Sleman, SMK SMTI Yogyakarta, SMF Yogyakarta, dan SMK N 1 Panjatan. Pemberian apresiasi terdiri dari 2 hal yaitu hibah alat laboratorium berupa alat gelas erlenmeyer dan beasiswa bagi beberapa siswanya yang nanti mendaftar sebagai mahasiswa baru di tahun 2024 ini.
Adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antara prodi khususnya atau UII pada umumnya dengan sekolah-sekolah tersebut. Selain itu juga dapat meningkatkan jumlah mahasiswa baru 2024 program studi D3 Analisis Kimia.











Prodi Analisis Kimia telah melaksanakan workshop Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk dosen homebase prodi, tenaga kependididkan dan laboran pada Jum’at, 9 Juni 2023. Workshop RPL ini bertempat di Ruang Sidang Magister FMIPA UII yang berlokasi di Gedung Prof. Dr. H. Zanzawi Soejoeti, M.Sc. Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia, Jalan Kaliurang Km. 14.5 Sleman, Yogyakarta, 55584. Kegiatan ini merupakan salah satu aktivitas Program Hibah Kompetisi Program Studi (PHK-PS) Program Studi Analisis Kimia. Hibah ini diselenggarakan secara periodik oleh Direktorat Pengembangan Akademik UII.





JAKARTA, MARET 2023 — Ziyadatul Mustagfiroh dan Fitria Alfiana Febiastuti, mahasiswi Program Studi Diploma III Analisis Kimia, Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia (FMIP UII) terpilih sebagai Best Presentation pada Jakarta Economic Forum (JEF) 2023. Prestasi Ziyadatul dan Fitria ini mengantarkan UII menjadi Juara 3 di JEF 2023. Sedang Juara pertama diraih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, dan juara kedua Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Dua mahasiswa Analisis Kimia UII ambil peran untuk jadi pionir perubahan di garis terdepan dalam mencegah dan memberantas peredaraan narkotika di DIY. Ambil peran ini Eriko Elsa Daje (Analisis Kimia 2020) dan Ziyadatul Mustaghfiroh (Analisis Kimia 2021) awali dengan mengikuti proses pendaftaran dan seleksi Duta Anti Narkoba. Pendaftaran dilakukan melalui pengisian form dan seleksi dilakukan melalui penilaian karya tulis berupa essay. Proses seleksi ini memberi kesan tersendiri bagi Ziyadatul Mustagfiroh karena dengan tema yang diusung terkait Ketahanan Pelajar dan Kesehatan Mental Guna Mencegah Penyalahgunaan Narkoba berkaitan sangat erat dengan pengalaman yang belum pernah dituangkan dalam bentuk tulisan. Ada perasaan lega setelah menuliskan apa yang pernah dialami sebelumnya, imbuh Ziyadatul. Seleksi dilakukan mulai 25 Januari-2 Februari 2023. Pengumuman bagi peserta yang lolos diumumkan pada 3 Februari 2023. Terdapat 25 peserta yang lolos sebagai Duta Anti Narkoba Yogyakarta. Peserta merupakan pelajar dan mahasiswa berasal dari beragam institusi seperti Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Muhammadiyah Yogyarkata (UMY), UIN Sunan Kalijaga, Universitas Atmajaya, Universitas Islam Indonesia (UII), Al Azhar Kairo dan Institut Teknologi Bisnis Muhammadiyah Grobogan (ITBMG).
Ketika diwawancarai Eriko mengatakan bahwa banyak ilmu yang telah didapat di program studi Analisis Kimia salah satunya tentang Analisis Narkotika dan Psikotropika. Sudah seharusnya mengamalkan ilmu didapat untuk kebaikan masyarakat. Harapan Eriko dengan mengikuti pemilihan Duta Anti Narkoba yaitu dapat memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap narkoba dan ikut andil dalam pemberantasan narkoba. Sudah jelas bahwa narkoba ini adalah musuh nyata bangsa Indonesia yang harus di perangi karena dapat menghancurkan masa depan kamu muda.
Ketika ditanya harapan setelah terpilih menjadi Duta Anti Narkoba Yogyakarta Eriko menyampaikan bahwa dia ingin mengedukasi masyarakat terutama pelajar dan mahasiswa tentang bahaya narkoba. Eriko berharap agar tindakan kecil yang dilakukan dapat berperan dalam mengurangi penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Semoga awal yang baik ini menjadikan Indonesia negara tanpa narkoba di masa depan. Sedangkan Zee menuturkan bahwa dia berharap agar dapat mengemban amanah sebagai duta anti narkoba dengan baik dan bermanfaat bagi teman-teman serta lingkungannya sebagai kontribusi terwujudnya generasi muda yang tangguh, matang dan dapat menjadi tumpuan bagi bangsa di masa mendatang.



JURNAL PERGURUAN TINGGI — D’Sava merupakan edible plastik hasil inovasi Tim D’Sava mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) yang terbuat dari kulit singkong, aloe vera, cuka dan gliserin. Inovasi ini berhasil memenangkan Gold Award pada The 11th International Intention Innovation and Design (INDES) 2022. Sebuah kompetisi tahunan yang diselenggarakan Universiti Teknologi Mara, Cawangan Perak, Malaysia, Selasa-Jumat (14-25/11/2022).




