Sudah menjadi tradisi di Program D III Analis Kimia, mahasiswa baru yang akan melaksanakan praktikum diperkuliahannya maka wajib mengikuti workshop keselematan (safety) dan teknik laboratorium.  Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya diselenggrakan satu hari, maka workshop kali ini diselenggarakan selama dua hari yaitu dari tanggal 30 September sampai 1 Oktober 2011.   Pada hari pertama peserta mendapatkan teori, sedangkan hari keduanya diadakan praktik di laboratorium.  Adapun materi yang diberikan pada hari pertama yaitu tentang keselamatan kerja laboratorium, pengenalan teknik dasar volumetric, pengenalan alat gelas, neraca dan pH meter, teknik mereaksikan bahan dan teknik gravimetri. Selain itu juga peserta diberikan materi tentang demo alat keselamatan kerja serta rangkaian ekstraksi dan alat destilasi.
Materi tentang keselamatan kerja laboratorium disampaikan oleh Albertus Vidhianto dari PT Merck Indonesia.  Sedangkan untuk pemateri lain yang menyampaikan di hari pertama adalah dosen Program D III Analis Kimia diantaranya Thorikul Huda,M.Sc., Yuli Rohyami,M.Sc dan Reni Banowati.  Khusus untuk materi demo alat keselamatan dibawakan oleh Cecep Sa’bana Rahmatillah, S.Si yang juga staff laboratorium ilmu kimia.  Kegiatan workshop dimulai pada pukul 09.15 dengan dibuka langsung oleh Thorikul Huda, M.Sc yang sekaligus juga Ketua Program (Kapro) D III Analis Kimia.  Pada kesempatan tersebut Thorik sapaan Kapro D III Analis Kimia menyampaikan pentingnya mahasiswa mengikuti workshop tersebut.  “Ibarat orang naik kendaraan, maka workshop ini adalah SIM atau Surat Ijin Mengikuti Praktikum di D III Analis Kimia”, ungkap dosen yang mengampu mata kuliah Kimia Analisis ini.  Hari pertama workshop ditutup dengan simulasi pemadaman kecelakaan kebakaran. 
Untuk hari kedua yaitu Sabtu 1 Oktober 2011, seluruh peserta melaksanakan workshop di laboratorium dengan terlebih dahulu diadakan pretest.  Tujuan pretest adalah untuk mengetahui seberapa dalam pemahaman awal mahasiswa tentang teknik kerja di laboratorium.  Praktik yang diselenggarakan di laboratorium dibimbing oleh asisten yang terdiri dari Puji Hartono, A.Md., Mila Nurmila, A.Md., Dwi Muharani, A.Md dan Diah Dianingtyas, A.Md.  Setelah mengikuti workshop, maka mahasiswa wajib untuk membuat laporan dan laporan tersebut akan dinilai oleh asisten.  Hasil penilaian pretest dan laporan akan digabung dengan nilai response (red. ujian praktikum) untuk kemudian mendapatkan nilai akhir.  “Nilai akhir dari worshop akan dimasukkan kedalam nilai praktikum teknik laboratorium”, tutur Thorikul Huda, M.Sc disela-sela kegiatan workshop pada hari kedua.  
Usia kegiatan, maka panitia memberikan kuisioner yang dibagikan kepada peserta sebagai bentuk evaluasi workshop safety dan teknik laboratorium pada tahun 2011.  Secara umum peserta merasa puas dengan pelaksanaan workshop tersebut, hal tersebut terlihat dari banyaknya komentar yang positif terhadap pemateri ataupun panitia workshop yang diadakan selama dua hari tersebut. 
 Sabtu 17 September 2011, Program D III Analis Kimia menyelenggarakan kegiatan Studium Generale (SG) mahasiswa baru angkatan 2011.  Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito UII dengan pembicaranya adalah Ketua Program D III Analis Kimia.  Penyelenggaraan SG dimaksudkan untuk memberikan motivasi sekaligus informasi berbagai pelayanan akademik yang ada di Program D III Analis Kimia.  Sebelum diadakan SG pada tingkat Program Studi (Prodi), mahasiswa baru memperoleh informasi tentang kefakultasan yang disampaikan oleh Dekan, Wakil Dekan, dan lima orang kepala Divisi (Akademik, Umum , Keuanga, Perpustakaan dan Sistem Informasi).  Materi kefakultasan diselenggarakan dihadiri oleh seluruh mahasiswa baru FMIPA UII yang berjumlah kurang lebih 400 mahasiswa termasuk dari mahasiswa baru Program D III Analis Kimia.
Thorikul Huda, M.Sc selaku Ketua Program menyampaikan materi tentang kebijakan akademik di Program D III Analis Kimia peran dan fungsi Dosen Pembimbing Akademik (DPA), peluang kerja lulusan, kurikulum yang berlaku di Program D III Analis Kimia, peluang untuk menyelesaikan masa studi lebih cepat, kesempatan untuk mengikuti kompetisi ilmiah dan lain-lain.  Acara yang diimoderatori oleh Reni Banowati I., S.Si yang juga menjabat sebagai Sekretaris Program juga diselingi dengan kegiatan ice breaking untuk dapat menyegarkan suasana.  Pada kesempatan tersebut Ketua Program menyampaikan bahwa lulusan D III Analis Kiimia telah banyak diterima diberbagai instansi baik bekerja di perusahaan, pegawai negeri sipil maupun BUMN.  “Alhamdulillah lulusan D III  Analis Kimia UII telah tersebar diseluruh Indonesia”, ungkap Thorik panggilan akrab Ketua Program D III Analis Kimia.  
Pada acara tersebut juga diisi oleh perwakilan Jama’ah Al Ghuroba (JAG) yang menjelaskan seputar pembinaan keagamaan yang akan diselenggarakan bagi mahasiswa baru.  Rencananya pada pecan ketiga setelag mahasiswa baru masuk maka akan segera dilakukan pembinaan keagamaan yang materinya terdiri dari baca tulis al qu’an dan praktek ibadah.
 Pengumuman Penerimaan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa Tahun 2011, Untuk jenis PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) 2011 yang akan di danai oleh Depdiknas tahun 2012 ialah:
1. PKM Bidang Penelitian (PKMP)
2. PKM Bidang Penerapan Teknologi (PKMT)
3.  PKM Bidang Kewirausahaan (PKMK)
4.  PKM Bidang Pengabdian Masyarakat(PKMK)
5.  PKM Bidang Karya Cipta (PKMKC)

Penyerahan Proposal PKM paing lambat tanggal 3 Oktober 2011 setiap jam kerja sebanyak 3 (tiga) eksemplar hardcopy dan 2 softcopy (CD), diserahkan ke:
Bagian Kemahasiswaan
Gedung Rektorat UII lantai II
Kampus Terpadu, Jl.Kaliurang km. 14,5 Yogyakarta

Pedoman PKM dapat di download di  http://dikti.kemdiknas.go.id
 Wajah-wajah cerah dan bersemangat dengan kostum hitam putih tampak memadati Ruang Sidang II FMIPA UII. Mereka, mahasiswa baru Program DIII Analis Kimia FMIPA UII, untuk pertama kalinya mengikuti kuliah singkat yang disampaikan oleh Bapak Iman Permadianta, S.Psi.
Kuliah perdana yang diselenggarakan pada hari Kamis, 15 September 2011 ini memang dirancang berbeda dengan ospek yang biasa diselenggarakan oleh prodi-prodi lain. Tujuan utamanya adalah pemberian motivasi kepada mahasiswa baru sekaligus pengenalan lingkungan dan fasilitas belajar mengajar di FMIPA UII.
Acara diawali dengan game (ice breaking) untuk memecahkan kebekuan antar peserta. Dalam game ini mahasiswa diharapkan mampu mencari kenalan sebanyak-banyaknya bahkan tidak hanya antar mahasiswa baru, tetapi juga dengan kakak tingkat selaku panitia. Ketika “ice” nya telah pecah, maka acara kemudian dilanjutkan dengan acara seremonial yang dipandu oleh MC Nurul Chotimah dan  Rendi, dan lagu hymne UII pun tak lupa dinyanyikan.
 Dalam materi motivasi, Bapak Iman, selaku motivator, menyampaikan berbagai motivasi khususnya bagaimana menjadi mahasiswa yang baik dan tips-tips meraih sukses tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat. Acara keprodian sekaligus pengenalan seluruh dosen, laboran dan karyawan disampaikan setelah sesi Ishoma yang dipandu langsung oleh Ketua Program D III Analis Kimia, Bapak Thorikul Huda, M.Sc. Sesi mahasiswa diisi dengan pengenalan Himpunan Mahasiswa Analis Kimia  dan Lembaga Mahasiswa. Pada sore harinya mahasiswa diajak berkunjung ke fasilitas laboratorium, ruang kuliah, ruang akademik, ruang prodi, yang nantinya akan kerap dikunjungi oleh mahasiswa. Dalam kuliah perdana ini juga diselipkan acara pembagian quisioner, game, pengukuran jas lab dan jas almamater.
“Saya kira, kuliah perdana itu seperti ospek, tapi ternyata tidak. Malah ada game dan ada doorpricenya lagi. Materi motivasi juga sangat bermanfaat”. “Setelah mengikuti kuliah ini, saya merasa nyaman, banyak teman dan seperti memiliki keluarga baru”. Begitulah komentar-komentar positif yang diberikan oleh mahasiswa baru. Selamat datang mahasiswa baru, selamat belajar dan raihlah suksesmu melalui Program D III Analis Kimia UII. (oleh : Reni Banowati)
 Setelah memperoleh sertifikat ISO/IEC : 17025:2005 dari Komite akriditasi nasional (KAN) pada akhir tahun 2010 lalu, laboratorium terpadu Universitas Islam Indonesia (UII) melakukan survailen yang pertama pada Jum’at (19/8) guna memverifikasi implementasi yang telah dilakuakn. Tim asesor diwakili oleh Dra. Susy Lahtiani, Apt. M.Sc dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Dian Asriani, S.Si., M.Si dari kesekretariatan KAN.
Acara yang dibuka secara langsung oleh Rektor UII, Prf. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. tersebut dihadiri oleh Dekan FMIPA Yandi Sukri M.si., Apt., kepala laboratorium Faisal RM, Ph.D. , serta segenap jajaran pengurus laboratorium Terpadu UII.
Dalam kesempatannya Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec menyampaikan,  sebagai satu-satunya laboratorium di perguruan tinggi swasta se Indonesia yang telah mendapat sertifikat ISO/IEC:17025:2005, laboratorium terpadu UII tentunya tidak berhenti untuk berbenah diri dan meningkatkan kualitas pengujian. Upaya ini dilakukan untuk menapak kemajuan dalam menghadapi era globalisasi, mengingat juga UII telah mencanangkan diri untuk masuk ke universitas bertaraf dunia.
Lebih lanjut Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. mengungkapkan, laboratorium terpadu UII tidak hanya memperhatikan peningkatan kemampuan sumber daya manusianya saja, tetapi juga terus meningkatkan peralatan pengujian sesuai dengan permintaan pelanggan guna menjamin keandalan pengujian parameter tertentu. Menurutnya, saat ini, Laboratorium Terpadu UII sudah memiliki peralatan uji yang canggih bernama GC-MS, tidak semua laboratorium uji memiliki peralatan tersebut. Peralatan ini kabarnya banyak dibutuhkan pelanggan, sehinnga untuk menguji parameter tertentu menggunakan alat uji GC-MS harus menunggu berbulan-bulan dan dengan jumlah biaya yang tidak sedikit. (sumber : http://www.uii.ac.id/content/view/1531/257/)
{mosimage}Sudah menjadi agenda rutin di lingkungan FMIPA UII sebelum proses perkuliahan dimulai terlebih dahulu diadakan kegiatan pertemuan dewan dosen.   Dalam pertemuan dewan dosen tersebut dipimpin langsung oleh Yandi Syukri, M.Si., Apt selaku Dekan dan didampingi seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi)  yang ada di FMIPA.  Pada kesempatan tersebut masing-masing Kaprodi memaparkan progress dan agenda kegiatan yang akan dilaksanakan disetiap Jurusan termasuk Program D III Analis Kimia.  Thorikul Huda, M.Sc. selaku Ketua Program menyampaikan beberapa perkembangan yang ada di D III Analis Kimia.  Progress yang dicapai oleh Program D III Analis Kimia salah satunya adalah diperolehnya akreditasi program studi pada tahun 2011.
Selain menyampaikan kemajuan di Program D III Analis Kimia, Thorikul Huda, M.Sc juga memberikan informasi bahwa pada tahun 2012 sudah dirancang untuk evaluasi kurikulum.  “Kurikulum yang berlaku saat ini adalah kurikulum 2008, sehingga kami perlu untuk melakukan evaluasi” kata Ketua Program D III Analis Kimia pada saat presentasi rapat dewan dosen untuk persiapan perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2012/2013.  
Dipenghujung acara rapat dewan dosen Dekan FMIPA UII menyampaikan peringkat pertama hasil pengukuran Nilai Kinerja Mengajar Dosen (NKMD) untuk Prodi Statistika, Kimia, Farmasi dan D III Analis Kimia.  Untuk Program D III Analis Kimia yang berhasil memperoleh NKMD tertinggi adalah Prof. Dr. Agus Taftazani yang mengajar mata kuliah spektroskopi.  
Diumumkan kepada calon mahasiswa Program D III Analis Kimia Universitas Islam Indonesia yang diterima melalui jalur Penelusuran Siswa Berprestasi (PSB) sampai dengan periode Agustus 2011 dan belum melakukan registrasi akhir untuk segera melakukan registrasi maksimal tanggal 13 September 2011.  Data mahasiswa yang diterima melalui jalur PSB dapat di download disin i.  Info lebih lanjut dapat menghubungi 0274 747 6564 atau 08157947004
Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa baru Program D III Analis Kimia tahun akademik 2011/2012 bahwa kegiatan Kuliah Perdana dan Orientasi Mahasiswa Baru akan dilaksanakan pada:
Hari : Kamis
Tanggal : 15 September 2011
Jam : 08.00 – selesai
Tempat : Ruang Sidang 2 FMIPA UII (Lantai 3 Gedung Lab. Terpadu)

Ketentuan pakaian :
1.    Mahasiswi (putri) : Busana Muslimah
–    Baju panjang lengan panjang warna putih
–    Rok warna hitam
–    Kerudung putih
–    Kaos kaki warna putih
–    Sepatu hitam
2.    Mahasiswa (Putra)
–    Kemeja/hem lengan panjang warna putih
–    Celana panjang hitam
–    Peci hitam
–    Ikat pinggang hitam
–    Kaos kaki putih
–    Sepatu hitam
–    Dasi hitam 

Data MahasiswaBaru Program D III Analis Kimia UII yanga telah melakukan registrasi akhir hingga 9 Septemebr 2011 dapat dilihat disini

oleh : Reni Banowati I., S.Si*

Pendahuluan

Suatu molekul yang memiliki atom pusat asimetris disebut molekul kiral. Molekul seperti ini dapat merespon dan memutar cahaya sebagaimana lensa. Kemampuan untuk memutar cahaya ini disebut sifat optis aktif. Senyawa optis aktif memiliki isomer yang disebut enantiomer dimana senyawa-senyawa enantiomer memutar cahaya dengan sudut yang sama besar tetapi dengan arah yang berlawanan. Derajat sudut perputaran cahaya dapat digunakan untuk  :

1.    Analisis kualitatif
2.    Menentukan kemurnian enantiomer dari senyawa
3.    Menentukan konsentrasi larutan zat optis aktif
Untuk mengamati perputaran cahaya, maka cahaya yang melewati larutan harus terpolarisasi bidang. Cahaya biasa memiliki gelombang yang terorientasi ke segala arah (cahaya tidak terpolarisasi). Cahaya terpolarisasi bidang dibuat dari gelombang yang berorientasi parallel terhadap bidang tertentu. Ketika cahaya terpolarisasi bidang melewati larutan optis aktif maka cahaya tersebut akan mengalami perputaran.

Setiap senyawa kiral murni memiliki sudut putar spesifik  yang merupakan sifat fisik yang karakteristik untuk senyawa tersebut (seperti titik didih, titik leleh atau densitas). Sudut putar spesifik menggambarkan seberapa besar suatu senyawa akan memutar cahaya. Nilai  +87,6 menunjukkan rotasi searah jarum jam sebesar 87,6o. Sedangkan enantiomernya akan memutar bidang cahaya terpolarisasi dengan besar yang sama tetapi berlawanan arah jarum jam. Campuran rasemik yaitu campuran dua enantiomer dengan jumlah yang sama tidak akan memiliki putaran neto, karena besarnya sudut perputaran adalah sama tetapi berlawanan arah maka akan saling meniadakan. Penamaan senyawa yang dapat memutar bidang polarisasi searah jarum jam diberi notasi awal + atau d (dekstro) dan sebaliknya senyawa yang memutar bidang polarisasi berlawanaan arah jarum jam diberi notasi – atau l (levo).
Rotasi spesifik, , merupakan sifat yang karakterisitik untuk masing-masing senyawa dan dapat digunakan untuk analisis kualitatif. Rotasi teramati (obs) tergantung pada konsentrasi sampel (c), panjang dari sel ( l ) dimana sampel ditempatkan dan rotasi spesifik, .

[α]_20^D= α_obs/(c x l)

α_obs=[α]_(20 )^D x c x l

[α]_20^D    : rotasi spesifik yang diukur pada 20 oC dengan sumber cahaya D natrium (589 nm)
α_obs     : rotasi teramati
c    : konsentrasi dalam gram per mililiter (g/mL)
l    : panjang sel dalam desimeter (dm)
Catatan : untuk perhitungan, konsentrasi 10 % dinyatakan menjadi 0,1.

[α]_20^D adalah tetap untuk setiap senyawa dan panjang sel juga tetap sehingga  α_obs  akan sebanding dengan konsentrasi zat. Oleh karena itu untuk menentukan kadar zat optis aktif dalam sampel dapat dilakukan dengan membuat kurva kalibrasi dari larutan standar

 * Dosen Program D3 Analis Kimia mata kuliah Kimia Anorganik

SELURUH KELUARGA BESAR PROGRAM D3 ANALIS KIMIA MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS LOLOS AKREDITASI PROGRAM STUDI DENGAN SK BAN-PT NO. 003/BAN-PT/Ak-XI/Dpl-III/VI/2011