Social media is an interesting topic to discuss. All circles have now enjoyed the social media platforms presented by the creators. Toddlers, even babies, have been made social media by their parents. Whether aiming for existence, gaining rupiah, or just for fun.
Based on wearesocial.com data, internet users in Indonesia reach 63 million users and 95% of them use social media. The same source stated that the top three reasons people in the world use the internet are to get information, keep in touch with friends/family and keep up to date with the latest news and events.

In a day, the average Indonesian is able to spend 6 hours 54 minutes using the internet. In this fast-paced era, it is not surprising that a quarter of the day is spent surfing, both for entertainment and for work. Advances in technology require us to always improve our capabilities in this regard.
Lately, social media users are often associated with the FOMO phenomenon, namely the Fear of Missing Out. Launching from verywellmind.com, FOMO is the feeling or perception that other people are having fun, having a better and happier life when we are not in it. We become like to compare ourselves and envy the happiness of others so that it affects our self-esteem. FOMO can occur if we are not wise in using social media. Anything in excess will certainly have a negative impact. We need to pay attention to the dose in social media, there are certain limitations that need to be observed; such as duration, age-appropriate content, correctness of information, etc. Scrolling through Instagram may be fun, but parents, spouses and children also need us to accompany them. May Allah give long life and blessings to them and us. Amen
In addition to the negative impacts, there are also benefits obtained from the ease of internet access. Among them are increasing knowledge/insight, providing convenience in establishing relationships even though long distances, getting entertainment, etc. However, we are often faced with a greed for information. So much information that we get in cyberspace. Whether it’s positive or negative, right or wrong. Our souls are always thirsty for information that is being hit, so that sometimes we forget the truth of the information. The need to sort out the information and content we consume will affect our mindset.
Let us analogize it as food. We have the power to choose what foods we eat. Do you choose fruit or choose fried foods that are so alluring. The choice is in our power. But when it enters the body, we do not have the power to choose what can be processed and what should not be processed. The body has auto-processed whatever we eat. A good choice will produce good output, and vice versa. The analogy also applies to social media. We can choose what we will ‘consume’ (for example: whether we choose to enjoy gossip accounts or read self-improvement books). It’s up to you
Regarding the amount of information on social media. The author quotes Surah Al-Hujurat verse 6:

QS Al-Hujurat 6: O you who believe, if someone who is wicked comes to you with news, then examine the truth, so that you do not harm a people because of ignorance (recklessness), which in the end you will regret your actions.
Allah commands us to examine the truth of an information, so that we do not do carelessness to harm and even oppress others. We need to remember together, every action we do will be held accountable before God. May Allah protect us from useless deeds. Amen
Aprisilia Risky Wijaya, S.TP.
Source :
https://www.merdeka.com/quran/al-hujurat/ayat-6
https://www.verywellmind.com/how-to-cope-with-fomo-4174664
https://wearesocial.com/uk/blog/2021/01/digital-2021-uk/
Sembilan Tim Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia Jadi Finalis PHIC Unair 2022
Kaliurang – Sembilan tim mahasiswa Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta berhasil menjadi finalis pada Public Health International Competition (PHIC) 2022. Kompetisi internasional ini diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga (FKM Unair) Surabaya.
Demikian diungkapkan Kuntari SSi, MSc, dosen pembimbing kompetensi Program Studi D3 Analisis Kimia, FMIPA UII di Yogyakarta, Senin (19/9/2022). PHIC merupakan kompetisi bertaraf internasional di bidang keilmuan dan kreativitas yang diselenggarakan BEM FKM Unair. Jenis kompetisi yang dilombakan yaitu Paper dan Infographic.
“Perasaan saya bahagia dan bangga. Di tengah kesibukan kuliah dan juga organisasi, mahasiswa kami masih dapat berkompetisi untuk meraih prestasi di tingkat internasional,” kata Kuntari. Lebih lanjut Kuntari menjelaskan sembilan tim FMIPA UII terdiri lima tim pada katagori Infografic, dan empat tim katagori Paper. Masing-masing tim terdiri dari tiga mahasiswa yang berasal dari satu Program Studi (Prodi) dan ada kolaborasi dari dua Prodi.
Lima Tim Infografic adalah Tim 1 Belva Abrar Irawan dengan judul How’s the impact of COVID-19 on Students’ Mental Health. Tim ini merupakan kolaborasi Program Studi (Prodi) Farmasi dan Pendidikan Kimia. Tim 2, Talitha Luna Ramadisa dengan judul How Dose Climate Change Affects Influenza dari Prodi Farmasi.
Tim 3 Tharisya Qurrota A’yuni dengan judul Human and Air Pollution. Tim ini kolaborasi Prodi Farmasi and Statistika. Tim 4 Alvyna Kartika Khairunisa dengan judul Beware of Monkeypox. Tim ini kolaborasi dari Prodi Farmasi dan Pendidikan Kimia. Tim 5, Sekar Salma Putri dengan judul Climate Change and Food Insecurity. Mahasiswa tim ini dari Prodi Farmasi and Statistika.
Sedang katagori Paper adalah Tim 1 Eriko Elsa Daje dengan judul Micro Greenhouse-Hydroponics-Horticulture: Alternative Solutions for The Impact of Climate Change For House-Scale Community Health; Tim 2 Yua Piyur Alifa dengan judul Gel Hand Sanitizer: Utilization of Eucalyptus and Aloe Vera as Antiseptic for Handling Bacteria and Viruses; Tim 3 Nur Shifa Qomariyah dengan judul Paper Soap: Utilization of Citronella Essential Oil (Cymbopogon Citratus DC.) and Aloevera Gel as Basic Ingredients for Making Hand Washing Paper Soap in Effort to Prevent The Covid-19 Virus; dan Tim 4 Hana Trisa Andini dengan judul The Impact of Covid-19 On Medication Adherence of Patients With Chronic Diseases Around Universitas Islam Indonesia.
“Pendampingan finalis dilakukan secara intensif, baik di level Prodi dengan dosen pembimbing dan level Fakultas melalui persiapan teknik presentasi, pendalaman materi dan simulasi presentasi,” kata Kuntari.
Sementara apt Mutiara Herawati, SFarm, MSc, dosen dan juga Person In Charge (PIC) FMIPA UII, menambahkan PHIC ini berlangsung sejak 23 Mei hingga 23 Agustus 2022, sedang Grand Final dijadwalkan 15 Oktober 2022. Juara pertama Infografis akan mendapat hadiah uang sebesar 150 dolar USD, medali emas, dan e-sertifikat. Juara kedua mendapatkan uang 120 dolar USD, medali perak, dan e-sertifikat. Juara ketiga, uang sebesar 90 dolar USD, medali perunggu dan e-sertifikat.
Sedang katagori Paper, juara pertama akan mendapatkan hadiah uang sebesar 200 dolar USD, medali emas, dan e-sertifikat. Juara dua memperoleh uang sebesar 150 dolar USD, medali perak, dan e-sertifikat. Juara ketiga, mendapatkan uang 100 dolar USD, medali perunggu, dan e-sertifikat.
Sumber : https://www.jogpaper.net/sembilan-tim-fmipa-uii-jadi-finalis-phic-unair-2022/
Studium General Mahasiswa Baru Angkatan 2022/2023 Fakultas MIPA UII dengan Tema ” Saintis Muslim Membangun Peradaban Bangsa”
Fakultas MIPA UII – Telah dilaksanakan acara Studium General bagi mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UII angkatan 2022/2023 pada hari Jumat, 2 September 2022, secara luring di Auditorium Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakir Universitas Islam Indonesia dengan Tema ‘‘Saintis Muslim Membangun Peradaban Bangsa“.
Setiap mahasiswa, terutama mahasiswa baru (MABA) pasti mempunyai cita-cita dan impian untuk meraih prestasi dan merajut mimpi. Semangat inilah yang sudah tertanam sejak pertama kali menjadi MABA. Tentunya bukan hanya sekedar prestasi akademik semata, akan tetapi juga prestasi dalam bidang yang lainnya (softskill dan hardskill). Selain itu, prestasi juga mampu mengangkat citra positif institusi (kampus) sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat dan user (pengguna lulusan/alumni). Mahasiswa berprestasi dinilai bukan hanya berdasarkan aspek akademiknya saja melainkan juga dari ekstrakurikuler (keaktifan dalam organisasi dan bersosialisasi). Prestasi mahasiswa banyak ditentukan oleh seberapa jauh ia memiliki tekad untuk mewujudkan impiannya.
Acara Studium Generale bagi MABA FMIPA UII angkatan 2022/2023 ditujukan agar mahasiswa dapat lebih mengenal tentang kampus UII, dan FMIPA UII pada khususnya, baik dari sistem akademik, fasilitas, layanan, maupun kegiatan-kegiatan yang dapat dijalani selama menempuh pendidikan tinggi di FMIPA UII.
Sambutan disampaikan oleh dekan Fakultas MIPA UII Bapak Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D. , kemudian dilanjutkan dengan Talkshow layanan yang ada di Fakultas MIPA UII oleh Kepala Divisi Teknologi Lungit Marsudi Wening, Kepala Divisi Administrasi Akademik Achmad Rossy Cendana, Kepala Divisi Administrasi Umum dan Rumah Tangga Evi Azifah Syuraya dan kepala divisi Keuangan Ida Zulfa yang dimoderatori oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Bapak apt. Saepudin, M.Si., Ph.D.
Sesi Materi diisi oleh Ahmad Irfan yang merupakan Channel Head Medical Care PT BBraun Medical Indonesia dan meupakan Alumni FMIPA UII juga, dengan tema “Saintis Muslim Membangun Peradaban Bangsa” diharapkan dapat menjadi penyemangat awal bagi Mahasiswa Baru untuk bersiap diri menjalani kuliah di FMIPA UII dengan penuh prestasi dan pada akhirnya dapat mewujudkan mimpi-mimpinya selepas lulus dari FMIPA UII, kemudian sesi yang terakhir diisi dengan Literasi Perpustakaan Universitas Islam Indonesia.
Budiani Astuti Mahasiswi Program Studi D3 Analisis Kimia UII Meraih Penghargaan PIN Emas pada Wisuda Periode VI T.A 2021/2022
Budiani Astuti (19231041) – Mahasiswa Program Studi Analisis Kimia Program Diploma Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia berhasil meraih penghargaan PIN Emas dalam Wisuda Periode VI T.A 2021/2022. Budiani meraih Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi untuk jenjang diploma dengan IPK 3.96.
Selain itu, mahasiswi asli yogyakarta ini juga menorehkan prestasi lain yaitu telah diterima bekerja di PT. Dion Farma Abadi dengan masa tunggu lulusan 0 bulan. Semoga apa yang ditorehkan budiani astuti dapat menginspirasi dan memotivasi mahasiswa/i lain untuk tak pernah lelah untuk senantiasa meraih mimpi
PELEPASAN WISUDAWAN/WATI PERIODE VI TA 2021/2022 & SEMINAR MOTIVASI PENGEMBANGAN DIRI
Menjelang pelaksanaan wisuda periode VI TA 2021/2022, pada hari Rabu (27/7) Fakultas MIPA UII menggelar acara pelepasan wisudawan/wati periode VI TA 2021/2022. Bertempat di Auditorium Fakultas MIPA UII, acara tersebut dihadiri oleh 88 mahasiswa dari semua prodi sarjana, diploma dan magister di Fakultas MIPA. Diantara calon wisudawan/wati periode ini, 65 diantaranya merupakan lulusan dengan predikat cumlaude. Acara pelepasan wisudawan/wati merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Fakultas MIPA UII untuk para calon wisudawan/wati sebagai bentuk apresiasi dan sekaligus ucapan selamat atas hasil dari perjuangan yang telah ditempuh selama menjalani pendidikan di UII.
Seperti halnya periode sebelumnya, acara pelepasan calon wisudawan/wati kali ini juga disertai dengan acara seminar motivasi pengembangan diri. Menciptakan fresh graduate yang berakhlak dan berkompeten menjadi pilihan tema seminar. Adanya seminar tersebut menjadi sarana pembekalan diri bagi calon wisudawan/wati dalam mengoptimalisasikan kemampuan untuk menghadapi ketatnya persaingan dunia kerja.
Apresiasi dan ucapan selamat kepada calon wisudawan/wati yang mendapatkan IPK tertinggi disampaikan oleh kaprodi dari masing-masing prodi. Ratu Aini Lubis, mahasiswa Prodi Farmasi, sebagai perwakilan dari calon wisudawan/wati juga turut serta dalam memberikan pesan. “Semua sudut dan segi perjuangan kita tentunya dibantu oleh para cahaya cinta kita, bapak ibu dosen, yang terus mendorong kita untuk terus bergerak demi masa depan yang cerah”, ucap Aini. Riyanto, Dekan Fakultas MIPA UII, dalam sambutannya, menyampaikan amanat dan ungkapan terima kasihnya kepada orangtua/wali calon wisudawan/wati karena mempunyai andil yang cukup besar atas keberhasilan calon wisudawan/wati dalam meraih kelulusan. Sebagai penutup sambutannya, Riyanto juga memberikan pantun, “Pagi hari pergi ke kampus UII, melihat ibu-ibu sein ke kanan beloknya ke kiri, calon wisudawan mempunyai jatidiri, sebagai cirikhas alumni UII.”
Ungkapan terima kasih Fakultas MIPA UII atas pentingnya peran orangtua/wali calon wisudawan/wati diwujudkan dengan adanya sambutan dari perwakilan orangtua salah satu mahasiswa Prodi Statistika. Selanjutnya Mayor Laut Yuni Darty yang hadir secara online, menjadi pengisi materi seminar motivasi pengembangan diri. Pada kesempatan tersebut, Yuni menggarisbawahi beberapa hal yang menjadi pengaruh besar dalam kesuksesannya, yaitu why, komunitas, akhlak dan kompetensi. “Hidup adalah momentum berpetualang, petualangan tidak akan berhenti sebelum menemukan letak kesuksesan berada,”pungkasnya. Perwakilan DPKA UII, Fani Eka Nurtjahyo, juga turut hadir membawakan materi pembekalan diri. Fani menerangkan media yang telah dipersiapkan DPKA UII dan dapat gunakan sebagai pilihan bagi alumni UII untuk mencari pekerjaan. Lebih lanjut Fani menjelaskan metode dan strategi yang perlu diterapkan dalam menghadapi realita dunia pekerjaan.
Acara calon wisudawan/wati kali ini menjadi lebih menarik dengan adanya penyampaian kesan dan pesan dari mahasiswa tiap prodi oleh Wadek Keagamaan, kemahasiswaan dan Alumni. Selanjutnya acara diakhiri dengan foto setiap calon wisudawan/wati di photobooth yang telah disediakan.
REMOVAL OF GRADUATES/WATI PERIOD VI T.A. 2021/2022 FACULTY OF MIPA, INDONESIA ISLAMIC UNIVERSITY
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
It is notified to prospective graduates/Wati that the release of period VI graduates. Academic Year 2021/2022 Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Islamic University of Indonesia will be held on:
Day : Wednesday, 27 July 2022
Hours: 08.00 WIB
Place : Auditorium 4th Floor, Faculty of Mathematics and Natural Sciences UII
Event : Academic Explanation for Alumni & Self-Development Motivation Seminar
Theme : “Creating Moral & Competent Fresh Graduates”
Speaker : Marine Major (K/W) Yuni Darty, S.Si.,Apt. M.H (Alumni of the UII Pharmacy Study Program Class of 1999)
Registration link : bit.ly/List-PelWisuda-PerVI-FMIPAUII
Zoom Metting : http://uii.id/pelesanwisuda
Contact Person : Habib (085643168409)
For prospective graduates who attend offline, please bring a Toga (Shirt & Hat) for the purpose of taking a group photo. This is our announcement
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Pelepasan Wisudawan/Wati Periode VI T.A. 2021/2022 Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Diberitahukan kepada Calon Wisudawan/Wati Bahwa Pelepasan Wisudawan/ Wisudawati Periode VI. Tahun Akademik 2021/2022 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia akan dilaksanakan pada :
Hari : Rabu, 27 Juli 2022
Jam : 08.00 WIB
Tempat : Auditorium Lantai 4, Fakultas MIPA UII
Acara : Penjelasan Akademik untuk Alumni & Seminar Motivasi Pengembangan Diri
Tema : “Menciptakan Fresh Graduate yang Berakhlak & Berkompeten”
Pemateri : Mayor Laut (K/W) Yuni Darty, S.Si.,Apt. M.H (Alumni Program Studi Farmasi UII Angkatan 1999)
Link Pendaftaran : bit.ly/Daftar-PelWisuda-PerVI-FMIPAUII
Zoom Metting : http://uii.id/pelepasanwisuda
Narahubung : Habib (085643168409)
Bagi calon wisudawan/wati yang menghadiri secara luring dimohon membawa Toga ( Baju & Topi ) untuk keperluan foto Bersama. Demikian Pengumuman Kami Sampaikan
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
ANNOUNCEMENT OF ACADEMIC ACHIEVEMENT APPRECIATION SCHOLARSHIP APPRECIATION FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES UII ODD SEMESTER FY 2021-2022
Ketentuan Umum :
WAKTU Beasiswa Fakultas MIPA UII diberikan kepada mahasiswa aktif pada periode semester Ganjil Tahun Akademik 2021-2022 ALOKASI
LINIMASA
PROSEDUR PENGAJUAN BEASISWA
3. Maksimal ukuran file yang diunggah adalah 10 MB
4. Penetapan penerima beasiswa akan ditetapkan berdasarkan surat Keputusan Dekan Fakultas MIPA UII
more information : fmipa uii
PENGUMUMAN PENERIMAAN BEASISWA APRESIASI PRESTASI AKADEMIK FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UII SEMESTER GANJIL T.A 2021-2022
Ketentuan Umum :
LINIMASA
3. Maksimal ukuran file yang diunggah adalah 10 MB
4. Penetapan penerima beasiswa akan ditetapkan berdasarkan surat Keputusan Dekan Fakultas MIPA UII
more information : fmipa uii
HOW TO TAKE CARE OF SOCIAL MEDIA?
Social media is an interesting topic to discuss. All circles have now enjoyed the social media platforms presented by the creators. Toddlers, even babies, have been made social media by their parents. Whether aiming for existence, gaining rupiah, or just for fun.
Based on wearesocial.com data, internet users in Indonesia reach 63 million users and 95% of them use social media. The same source stated that the top three reasons people in the world use the internet are to get information, keep in touch with friends/family and keep up to date with the latest news and events.
In a day, the average Indonesian is able to spend 6 hours 54 minutes using the internet. In this fast-paced era, it is not surprising that a quarter of the day is spent surfing, both for entertainment and for work. Advances in technology require us to always improve our capabilities in this regard.
Lately, social media users are often associated with the FOMO phenomenon, namely the Fear of Missing Out. Launching from verywellmind.com, FOMO is the feeling or perception that other people are having fun, having a better and happier life when we are not in it. We become like to compare ourselves and envy the happiness of others so that it affects our self-esteem. FOMO can occur if we are not wise in using social media. Anything in excess will certainly have a negative impact. We need to pay attention to the dose in social media, there are certain limitations that need to be observed; such as duration, age-appropriate content, correctness of information, etc. Scrolling through Instagram may be fun, but parents, spouses and children also need us to accompany them. May Allah give long life and blessings to them and us. Amen
In addition to the negative impacts, there are also benefits obtained from the ease of internet access. Among them are increasing knowledge/insight, providing convenience in establishing relationships even though long distances, getting entertainment, etc. However, we are often faced with a greed for information. So much information that we get in cyberspace. Whether it’s positive or negative, right or wrong. Our souls are always thirsty for information that is being hit, so that sometimes we forget the truth of the information. The need to sort out the information and content we consume will affect our mindset.
Let us analogize it as food. We have the power to choose what foods we eat. Do you choose fruit or choose fried foods that are so alluring. The choice is in our power. But when it enters the body, we do not have the power to choose what can be processed and what should not be processed. The body has auto-processed whatever we eat. A good choice will produce good output, and vice versa. The analogy also applies to social media. We can choose what we will ‘consume’ (for example: whether we choose to enjoy gossip accounts or read self-improvement books). It’s up to you
Regarding the amount of information on social media. The author quotes Surah Al-Hujurat verse 6:
QS Al-Hujurat 6: O you who believe, if someone who is wicked comes to you with news, then examine the truth, so that you do not harm a people because of ignorance (recklessness), which in the end you will regret your actions.
Allah commands us to examine the truth of an information, so that we do not do carelessness to harm and even oppress others. We need to remember together, every action we do will be held accountable before God. May Allah protect us from useless deeds. Amen
Aprisilia Risky Wijaya, S.TP.
Source :
https://www.merdeka.com/quran/al-hujurat/ayat-6
https://www.verywellmind.com/how-to-cope-with-fomo-4174664
https://wearesocial.com/uk/blog/2021/01/digital-2021-uk/
Bagaimana Bersikap Terhadap Media Sosial?
Media sosial menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan. Semua kalangan kini telah menikmati platform media sosial yang disuguhkan oleh para kreatornya. Balita, bahkan bayi-pun sudah dibuatkan media sosial oleh orangtuanya. Entah bertujuan untuk eksistensi, mendulang rupiah, atau hanya sekedar iseng saja.
Berdasarkan data wearesocial.com pengguna internet di Indonesia mencapai 63 juta pengguna dan 95% diantaranya menggunakan media sosial. Sumber yang sama menyebutkan bahwa tiga alasan tertinggi masyarakat di dunia menggunakan internet adalah untuk mendapatkan informasi, menjaga hubungan dengan teman/keluarga serta menjaga supaya tetap up to date terhadap berita dan acara terkini.
Sumber : wearesocial.com
Dalam sehari, rata-rata masyarakat Indonesia mampu menghabiskan waktu untuk menggunakan internet selama 6 jam 54 menit. Di era yang serba cepat ini, tidak mengherankan jika seperempat waktu dalam sehari digunakan untuk surfing, baik untuk hiburan maupun untuk pekerjaan. Kemajuan teknologi menuntut kita untuk selalu meningkatkan kemampuan dalam hal tersebut.
Belakangan ini, pengguna media sosial kerap dikaitkan dengan fenomena FOMO yaitu Fear of Missing Out. Melansir dari verywellmind.com, FOMO adalah perasaan atau persepsi bahwa orang lain bersenang-senang, memiliki kehidupan yang lebih baik dan lebih bahagia sedangkan kita tidak ada didalamnya. Kita menjadi suka membanding- bandingkan diri dan iri dengan kebahagiaan orang lain sehingga hal tersebut mempengaruhi self-esteem kita. FOMO dapat terjadi apabila kita kurang bijak dalam menggunakan media sosial. Semua hal yang berlebihan tentunya akan memberikan dampak yang kurang baik. Kita perlu memperhatikan dosis dalam ber-medsos, ada batasan-batasan tertentu yang perlu dicermati; seperti durasi, konten yang sesuai dengan umur, kebenaran informasi, dll. Scrolling Instagram mungkin menyenangkan, namun orang tua, pasangan dan anak juga memerlukan kita untuk membersamai mereka. Semoga Allah memberikan umur yang panjang dan berkah untuk mereka dan kita. Amin
Selain dampak negatif ada pula manfaat yang diperoleh dengan kemudahan akses internet. Diantaranya yaitu meningkatkan pengetahuan/wawasan, memberikan kemudahan dalam menjalin silaturahmi meskipun jarak jauh, mendapatkan hiburan, dll. Kendati demikian, seringkali kita dihadapkan dengan rasa rakus akan informasi. Begitu banyak informasi yang kita peroleh di dunia maya. Entah itu yang positif maupun negatif, entah benar ataupun salah. Jiwa kita selalu haus akan informasi yang sedang hits hingga terkadang lupa akan kebenaran dari informasi tersebut. Perlunya memilah informasi dan konten yang kita konsumsi akan berpengaruh pada pola pikir kita.
Coba kita analogikan sebagai makanan. Kita punya kuasa untuk memilih makanan apa yang akan kita konsumsi. Apakah memilih buah-buahan ataukah memilih gorengan yang begitu memikat. Pilihan tersebut ada dalam kuasa kita. Namun ketika sudah masuk ke tubuh, kita tidak punya kuasa untuk memilih apa yang boleh diproses dan apa yang tidak boleh diproses. Tubuh sudah auto-proses apa saja yang kita makan. Pilihan yang baik akan menghasilkan output yang baik, begitupun sebaliknya. Analogi tersebut berlaku pula untuk media sosial. Kita bisa memilih apa yang akan kita ‘konsumsi’ (sebagai contoh: apakah memilih menikmati akun gosip atau membaca buku self improvement). It’s up to you 🙂
Berkaitan dengan banyaknya informasi di media sosial. Penulis mengutip surat Al-Hujurat ayat 6 :
QS Al-Hujurat 6 : Wahai orang-orang yang beriman, jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.
Allah memerintahkan kita untuk meneliti kebenaran suatu informasi, supaya kita tidak melakukan kecerobohan hingga mencelakakan bahkan mendzolimi orang lain. Perlu kita ingat bersama, setiap perbuatan yang kita lakukan akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah. Semoga Allah melindungi kita dari perbuatan yang sia-sia. Amin
Aprisilia Risky Wijaya, S.TP.
Sumber :
https://www.merdeka.com/quran/al-hujurat/ayat-6
https://www.verywellmind.com/how-to-cope-with-fomo-4174664
https://wearesocial.com/uk/blog/2021/01/digital-2021-uk/