Sejumlah 20 dosen dan 7 pustakawan Universitas Islam Indonesia (UII) dinyatakan lulus untuk memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Raihan ini dinilai sejalan dengan komitmen UII dalam mempersiapkan tenaga ahli professional di berbagai bidang khususnya menghadapi diberlakukannya ASEAN Community.Demikian disampaikan Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. saat menyerahkan sertifikat kompetensi dari BNSP kepada para dosen dan pustakawan di Gedung Rektorat UII, Jum’at (19/2). Turut hadir dan menyaksikan pada penyerahan sertifikat Wakil Rektor II UII, Dr. Drs. Nur Feriyanto, M.Si. dan Direktur Direktorat Organisasi dan Sumber Daya Manusia UII, Yulianti Dwi Astuti, S.Psi., M.Soc.Sc.
Sertfikasi pustakawan tidak lain juga merupakan komitmen UII untuk meningkatkan mutu pelayanan yang profesional, mengingat perpustakaan UII merupakan sumber informasi akademik bagi sivitas akademika UII. Sementara, sertfikasi yang diterima para dosen UII kali ini merupakan sertifikasi asesor kompetensi dimana hal ini sejalan dengan upaya UII yang sedang merintis Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), yang saat ini juga sudah dalam proses lisensi BNSP.
Disampaikan Ketua Program Studi DIII Analis Kimia UII, Thorikul Huda, M.Sc., yang juga terlibat langsung dalam pendirian LSP UII, asesor kompetensi selanjutnya akan mengembangkan skema sertifikasi di masing-masing Fakultas atau Program Studi. Skema sertifkasi yang akan didesain oleh LSP UII ini diarahkan pada skema kualifikasi yang sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
Saat ini seperti dituturkan Thoriqul Huda, skema sertifikasi yang sedang dalam proses verifikasi oleh BNSP adalah skema kualifikasi 5, yakni skema sertifikasi untuk tenaga penguji laboratorium dengan menggunakan acuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 347 tahun 2015 tentang Penetapan SKKNI Bidang Jasa Laboratorium Terjemahan Australian Laboratory Operations Training Package (MSL09).
“Adapun penerapan skema mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 79/M-DAG/PER/9/2015 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Tenaga Penguji Laboratorium,” ungkap Thoriqul Huda.
sumber : http://www.uii.ac.id/content/view/4022/257/
Program Studi DIII Analis Kimia sebagai prodi nomor satu yang berhasil meraih dana hibah pengajaran dari Badan Pengembangan Akademik (BPA) UII. Lima tim dosen menjadi pemenang program hibah pengajaran untuk matakuliah yang diselenggarakan di semester genap 2015/2016. Program studi yang mengirimkan lima tim yang terdiri dari Thorikul Huda, M.Sc. dan Yuli Rohyami, M.Sc., Reni Banowati Istingrum, M.Sc., Bayu Wiyantoko, M.Sc., Tri Esti Purbaningtias, M.Si dan Puji Kurniawati, M.Sc. Kelima tim tersebut berhasil memenangkan kompetisi yang diikuti oleh 43 pengusul yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Prestasi yang luar biasa, Program Studi DIII Analis Kimia menjadi program studi yang memenangkan hibah dengan jumlah tim terbanyak se-UII.Program Studi DIII Analis Kimia FMIPA UII merupakan salah satu program pendidikan keahlian di bidang analisis kimia yang memiliki keunggulan nilai keIslaman dan sistem manajemen mutu laboratorium ISO/IEC 17015. Program studi telah melakukan pengembangan pembelajaran berbasis skema sertifikasi dengan menerapkan kerangka kualifikasi nasional Indonesia di bidang laboratorium sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2015 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Tenaga Penguji Laboratorium. Kebijakan regulasi pemerintah tersebut sangat berkaitan dengan sistem standardisasi produk dan jasa.
Pemerintah telah mempersiapkan kebijakan dalam menghadapi harmonisasi industri di pasar global, terutama dalam menghadapi ASEAN Community dengan ditetapkannya Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 345 Tahun 2015 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang jasa Pengujian Laboratorium Terjemahan dari Australian Laboratory Operations Training Package (MSL09). Adanya kebijakan tersebut, maka seluruh skema sertifikasi di bidang laboratorium tengah dikembangkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi. Pengembangan skema sertifikasi KKNI dan SKKNI merupakan suatu tantangan bagi program pendidikan keahlian di bidang analisis kimia untuk mengembangkan kurikulum yang treaceble dengan sistem sertifikasi sesuai dengan level KKNI dan kemungkinan jabatannya.
Adanya kebijakan regulasi pemerintah, maka program studi mendorong seluruh dosen dalam melakukan suatu inovasi pembelajaran berbasis kompetensi. Melalui aktivitas dalam klinik proposal hibah, prodi berbasil memenangkan program hibah pengajaran. Usulan program inovasi untuk memperkuat impelementasi pembelajaran berbasis kompetensi yang traceable dengan sistem sertifikasi kompetensi pada skema sertifikasi KKNI. Tema besar inilah yang diturunkan dalam beberapa usulan hibah pengajaran dalam matakuliah kompetensi inti. Program hibah yang telah diraih dari kelima tim tersebut akan diimplementasikan dalam matakuliah Praktikum Kimia Analisis II, Kimia Anorganik, Biokimia, Praktikum Kromatografi, dan Manajemen Laboratorium. Seluruh impelentasi inovasi pembelajaran KKNI inilah yang akan menjadi pilot project dalam mengimplementasikan kurikulum pembelajaran berbasis kompetensi sehingga akan memperkuat sistem sertifikasi kompetensi yang telah dikembangkan melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Islam Indonesia.
Dalam rangka menumbuhkan rasa peduli mahasiswa untuk berkontribusi kepada masyarakat di desa, Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemristekdikti kembali memberikan tawaran ke berbagai bentuk organisasi mahasiswa baik Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk mengikuti Program Hibah Bina Desa (PHBD) Tahun 2016. Program ini bertujuan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berperan aktif dalam pembangunan, melalui program pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa Prodi D III Analis Kimia yang telah menempuh hingga semester 5 (lima) wajib untuk melakukan Praktik Kerja Mandiri (PKM). PKM merupakan bagian dari mata kuliah dengan bobot 2 SKS. Aktivitas yang dilakukan oleh mahasiswa selama melaksanakan PKM yaitu melakukan pengujian di laboratorium dengan menggunakan prosedur kerja yang telah ditetapkan. Prosedur tersebut dapat diperoleh dari metode baku seperti SNI, ASTM, Standard Method ataupun non baku misalnya jurnal maupun metode yang dikembangkan sendiri. Khusus untuk metode yang dikembangkan pada umumnya merupakan metode yang digunakan untuk penelitian dosen Prodi D III Analis Kimia, sehingga kegiatan PKM yang dilakukan oleh mahasiswa sebagian merupakan pekerjaan pengujian di laboratorium untuk membantu penelitian dosen.Kegiatan PKM juga merupakan bagian dari persiapan mahasiswa untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Mahasiswa Prodi D III Analis Kimia UII akan melaksanakan PKL selama 2 bulan di berbagai industri atau instansi yang memiliki laboratorium pengujian kimia. Pelaksanaan PKM dapat memberikan bekal kepada mahasiswa untuk dapat melakukan pengujian dan memperoleh data yang terkait dengan jaminan mutu pengujian kimia.
Berikut ini merupakan repository dosen Prodi D III Analis Kimia yang terdiri dari hasil publikasi ilmiah dan penilaian teman sejawat
- Thorikul Huda, S.Si., M.Sc.
- Yuli Rohyami, S.Si., M.Sc
- Reni Banowati Istiningrum, S.Si., M.Sc.
- Tri Esti Purbaningtias, S.Si., M.Si.
- Puji Kurniawati, S.Pd.Si., M.Sc.
- Bayu Wiyantoko, S.Si., M.Sc.
- Jamalul Lail, S.Si.
Majalah/Jurnal Ilmiah Internasional
Majalah/Jurnal Ilmiah Tidak Terakreditasi
Majalah Seminar Internasional
- Proseding ICRIEMS – Test Method Verification of Fe And Sio2 In Industrial Water By UV-VIS Spectrophotometry at Pt Krakatau Steel
- Proseding ICRIEMS – Preparation of Chitin from Shrimp Shells By Papain Latex (Carica Papaya)
- Proseding ISCE – Adsorption Reduction Study of Au3+ Ions by Humic Acid Immobilized of Chitosan
- Proseding AIP Conference Proceedings – Measurement uncertainty of ester number, acid number and patchouli alcohol of patchouli oil produced in Yogyakarta
Majalah Seminar Nasional
Penelitian yang dilakukan oleh Yuli Rohyami, S.Si., M.Sc.
- Preparation of Chitin, Study of Physicochemical Properties and Biopesticide Activities
- Penentuan Cu, Cd, dan Pb dengan AAS menggunakan Solid Phase Extraction
- Spectrophotometric Determination of Iron(II) and Iron(III) in Well Water
- Preparation of Chitin From Shrimp Shells by Papain Latex (Carica Papaya)
- Preparation of Chitosan/Chitosan Beads and Determination of Deacetylation Degree
- Adsorption of Hexavalent Chromium from Aqueous Solutions by Chitosan/ Chitosan Beads
- Determination of Water Quality Parameters-Case Study Punduh and Blongkeng Rivers, Magelang
- Chitin Extraction From Shrimp Shells By Deproteinization Using Papain
- Kombinasi Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD/ E-Learning Matakuliah Kimia Fisika I Pada Sekolah Vokasi
- Perbandingan Metode Destruksi Basah dan Kering pada Penentuan Besi Total dalam Endapan Filter Layer Candi Borobudur dengan Spektrofotometri Serapan Atom
Hasil Peniaian teman sejawat (Peer Review) publikasi ilmiah
- Penentuan Cu, Cd, dan Pb dengan AAS menggunakan Solid Phase Extraction
- Preparation of Chitin, Study of Physicochemical Properties and Biopesticide Activities
- Spectrophotometric Determination of Iron(II) and Iron(III) in Well Water
- Preparation of Chitin From Shrimp Shells by Papain Latex (Carica Papaya)
- Perbandingan Metode Destruksi Basah dan Kering pada Penentuan Besi Total dalam Endapan Filter Layer Candi Borobudur dengan Spektrofotometri Serapan Atom
