LSP Sains Terapan FMIPA UII Ajukan Lisensi BNSP
Written by yuli   
Saturday, 08 August 2015
 Lembaga Sertikasi Profesi (LSP) Sains Terapan FMIPA UII ajukan lisensi  Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pendaftaran lisensi langsung dilakukan oleh Direktur LSP Sains Terapan FMIPA UII, Thorikul Huda, M.Sc. didampingi Manajer Mutu dan Standardisasi, Reni Banowati Istiningrum, M.Sc. serta Manajer Sertifikasi, Yuli Rohyami, M.Sc. pada Kamis, 6 Agustus 2015. Penyerahan seluruh kelengkapan dokumen sepuluh klausul yang dipersyaratkan dalam dokumen lisensi LSP diterima langsung oleh Anggota BNSP, Nurmaningsih dan staf lisensi BNSP. Sebagai alumni Fakultas Ekonomi UII dan Master of Business in International Marketing di Univ. Technologi of Sydney Sydney – Australia, Nurmaningsih menyambut baik UII sebagai PTS yang memiliki LSP.  Pengembangan sertifikasi personel dalam ISO 17024 merupakan telah menjadi mandatori untuk mewujudkan Indonesia yang kompeten.  Tantangan MEA harus dipersiapkan dalam memastikan dan memelihara kompetensi tenaga ahli Indonesia agar dapat bersaing di pasar global. Nurmaningsih juga menuturkan bahwa pihaknya akan terus mendorong agar UII dapat mengembangkan skema sertifikasi  dalam berbagai sektor. Potensi besar bagi UII untuk melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi terstandar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

LSP Sains Terapan FMIPA UII yang mulai dirintis sejak tahun 2014 lalu kini berkedudukan di Kantor LSP yang berada di Gedung Laboratorium Terpadu UII Lantai 1.  Pihak BNSP langsung melakukan langkah apresiasi dan verifikasi kelengkapan dokumen 10 klausul menuju lisensi LSP.  Saat itu juga LSP Sains Terapan FMIPA UII langsung mendapatkan hasil verifikasi dokumen yang telah lengkap 100 %. Kini, LSP tengah menanti proses verifikasi skema sertifikasi.  LSP Sains Terapan FMIPA UII telah mengembangkan dua skema sertifikasi pada sektor laboratori, Paket Dasar (Volumetri dan Gravimetri) dan Spektrometri UV-Vis.  Skema ini dikembangkan dari 6 unit kompetensi pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada sektor Laboratori.  Skema ini akan terus dikembangkan untuk memenuhi pencapaian pada skema sertifikasi KKNI.

LSP Sains Terapan FMIPA UII saat ini telah memiliki dua asesor kompetensi yang akan melaksanakan proses asesmen dalam uji kompetensi seluruh mahasiswa FMIPA UII guna mendapatkan sertifikasi kompetensi di bidang pengujian laboratorium. Skema sertifikasi paket dasar merupakan klaster yang dikembangkan untuk memberikan sertifikasi kompetensi pada bidang keahlian pengujian laboratorium dengan menggunakan metode klasik, baik secara volumetric dan gravimetric. Meskipun kedua metode ini merupakan metode klasik, pengujian ini tetap menjadi metode pengujian dalam beberapa standar nasional, standar internasional ataupun standar khusus. Skema spektrometri UV-Vis juga dikembangkan dari klaster unit kompetensi dari SKKNI bidang Laboratori untuk sertifikasi kompetensi di bidang analisis instrumental.  Skema Spektrometri UV-Vis akan dikembangkan dalam tiga level, yaitu level dasar untuk operator, level menengah untuk kalibrasi dan level lanjut untuk penjaminan mutu pengujian.

Thorikul Huda, M.Sc. selepas menerima hasil verifikasi dokumen 10 klausul menuturkan bahwa dalam rangka akselerasi lisensi BNSP, LSP juga tengah menyiapkan tim asesmen dari Komisi Lisensi BNSP.  Direktur LSP Sains Terapan FMIPA UII optimis bahwa tahun 2015 ini LSP akan segera mendapatkan sertifikat lisensi dari BNSP sebagai LSP yang menerapkan system manajemen mutu sertifikasi personel ISO 17024. 

LSP Sains Terapan FMIPA UII yang mulai dirintis sejak tahun 2014 lalu kini berkedudukan di Kantor LSP yang berada di Gedung Laboratorium Terpadu UII Lantai 1.  Pihak BNSP langsung melakukan langkah apresiasi dan verifikasi kelengkapan dokumen 10 klausul menuju lisensi LSP.  Saat itu juga LSP Sains Terapan FMIPA UII langsung mendapatkan hasil verifikasi dokumen yang telah lengkap 100 %. Kini, LSP tengah menanti proses verifikasi skema sertifikasi.  LSP Sains Terapan FMIPA UII telah mengembangkan dua skema sertifikasi pada sektor laboratori, Paket Dasar (Volumetri dan Gravimetri) dan Spektrometri UV-Vis.  Skema ini dikembangkan dari 6 unit kompetensi pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada sektor Laboratori.  Skema ini akan terus dikembangkan untuk memenuhi pencapaian pada skema sertifikasi KKNI.

LSP Sains Terapan FMIPA UII saat ini telah memiliki dua asesor kompetensi yang akan melaksanakan proses asesmen dalam uji kompetensi seluruh mahasiswa FMIPA UII guna mendapatkan sertifikasi kompetensi di bidang pengujian laboratorium. Skema sertifikasi paket dasar merupakan klaster yang dikembangkan untuk memberikan sertifikasi kompetensi pada bidang keahlian pengujian laboratorium dengan menggunakan metode klasik, baik secara volumetric dan gravimetric. Meskipun kedua metode ini merupakan metode klasik, pengujian ini tetap menjadi metode pengujian dalam beberapa standar nasional, standar internasional ataupun standar khusus. Skema spektrometri UV-Vis juga dikembangkan dari klaster unit kompetensi dari SKKNI bidang Laboratori untuk sertifikasi kompetensi di bidang analisis instrumental.  Skema Spektrometri UV-Vis akan dikembangkan dalam tiga level, yaitu level dasar untuk operator, level menengah untuk kalibrasi dan level lanjut untuk penjaminan mutu pengujian.

Thorikul Huda, M.Sc. selepas menerima hasil verifikasi dokumen 10 klausul menuturkan bahwa dalam rangka akselerasi lisensi BNSP, LSP juga tengah menyiapkan tim asesmen dari Komisi Lisensi BNSP.  Direktur LSP Sains Terapan FMIPA UII optimis bahwa tahun 2015 ini LSP akan segera mendapatkan sertifikat lisensi dari BNSP sebagai LSP yang menerapkan system manajemen mutu sertifikasi personel ISO 17024.